Banyak Orang Cari Kendaraan Beroda Empat Bekas Untuk Hindari Ganjil-Genap

Mobil bekas. Foto: Luthfi AnshoriMobil bekas. Foto: Luthfi Anshori

Jakarta - Beberapa ruas jalan protokol di DKI Jakarta sudah tidak dapat dilalui sembarang mobil. Ruas jalan ibarat MT Haryono dan Medan Merdeka Barat yaitu rujukan jalan yang sudah terkena hukum ganjil-genap.

Dengan adanya regulasi tersebut, maka pengendara kendaraan beroda empat harus menyesuaikan angka di simpulan plat nomor dengan tanggal yang sedang berlaku. Mobil berpelat ganjil hanya dapat melintas di tanggal ganjil dan sebaliknya.


Selain dapat meminimalisasi kemacetan parah di jam-jam sibuk, adanya kebijakan ganjil-genap ternyata memberi berkah tersendiri bagi pedagang kendaraan beroda empat bekas. Sebab banyak konsumen yang mencari kendaraan beroda empat kedua, dengan plat beda.

"Cukup ngefek juga ke penjualan sih ya. Banyak calon pembeli yang eksklusif tanya pelat nomor, ganjil apa genap, ketika tiba ke showroom," kata Marketing showroom Sentral Motor Singgih Wicaksono, ditemui detikcom.

"Tujuannya cari kendaraan beroda empat dengan plat lain niscaya supaya mereka dapat naik kendaraan beroda empat tiap hari. Misal di rumah punya plat genap, ia nyari plat ganjil. Langsung nyari, kadang jika ia harus balik nama kan nomornya juga dapat berubah kan," lanjut Singgih.


Menurut Singgih, penjualan di dilernya dapat naik sekitar 10 persen di seluruh cabangnya yang ada 5 showroom.

"Ya daripada cari kendaraan beroda empat baru, mahal, mending kan cari kendaraan beroda empat bekas untuk kendaraan beroda empat kedua. Kalau di daerah kami, biasanya banyak yang cari Yaris, Jazz, kadang juga Innova," pungkas Singgih.
Tag : Mobil
0 Komentar untuk "Banyak Orang Cari Kendaraan Beroda Empat Bekas Untuk Hindari Ganjil-Genap"

Back To Top