Bengkel Harley Di Semarang Ini Pernah Tangani Motor Gibran

Foto: Aji KusumaFoto: Aji Kusuma

Semarang - Keahlian Dondi Arief sebagai teknisi motor gede (moge) khususnya Harley-Davidson boleh dibilang sudah mumpuni. Sebab dalam sejarah perjalananya, laki-laki yang berasal dari Wonosobo itu telah bertahun-tahun "mengenyam pendidikan" sebagai teknisi Harley-Davidson Mabua Indonesia.

"Awalnya lulus kuliah pada 2006, itu ya biasalah cari kerja ke sana ke mari. Nah 2008 itu saya sanggup panggilan untuk kerja di Mabua Harley-Davidson Indonesia dan ditempatkan di Semarang hingga awal 2016," terang Dondi kepada detikcom, Selasa (12/03/2019).

Ia bercerita mendapat banyak pengalaman selama 8 tahun bekerja di Mabua. Bahkan jikalau dealer itu masih beroperasi di Indonesia, Dondi mengaku mungkin masih betah bekerja di sana.



"Saya berguru dari nol di Mabua. Sebagai dealer resmi Harley ketika itu, Mabua sangat memperhatikan skill setiap teknisi. Saya beberapa kali dikirim ke luar negeri untuk meningkatkan kemampuan baik hardskill maupun softskill," ujar Dondi.

"Saya berguru mulai dari anabawang hingga expert, semuanya ujian dilakukan di Singapura, alasannya yakni waktu itu homebase Mabua untuk Asia Tenggara ada di sana, hingga sebelum kesannya pindah di Bangkok. Saya berhenti bekerja di Mabua lantaran 2016 itu Mabua sebagai dealer Harley menutup semua kantor dan bengkelnya di Indonesia," imbuhnya.

Bengkel Harley di Semarang Ini Pernah Servis Motor GibranFoto: Aji Kusuma


Selepas bekerja di Mabua, Dondi memulai membuka bengkel Harley di rumahnya yang beralamat di Perumahan Pesona 2 RT 6 RW 3, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang. Saat ini sudah lebih dari tiga tahun usia bengkel Dondi, ia menceritakan kebanyakan pelanggannya tak mengira jikalau bengkelnya berada di tengah perkampungan.

"Ya siapa yang mengira ada bengkel di sini, di tengah kampung begini. Tetapi ya namanya rejeki niscaya sudah ditakar dan mustahil salah alamat. Saya juga ada harapan menciptakan bengkel yang besar, tetapi kan itu butuh proses," ungkap laki-laki yang berhasil menamatkan studi Teknik Mesin di UMY pada 2006 silam itu.



Dondi mengakui sejauh ini selain melalui media umum instagram untuk promosi, lebih banyak didominasi pelangganya mendapat rekomendasi dari verbal ke mulut. Dalam hal ini ia merasa beruntung lantaran melalui hasil kerja optimalnya, ia juga mendapat laba promosi.

"instagram saya @dondi_arief atau googling di google maps Dondi HD Garage begitu juga niscaya ketemu. Biasanya sesudah konsultasi by phone, saya segera kirim kendaraan beroda empat untuk mengangkut Harley yang akan dibenahi," terang Dondi.

Belum usang ini Dondi kedatangan pelanggan istimewa untuk membenahi moge di bengkelnya. Bagi Dondi, ini sebuah insiden menarik alasannya yakni ia dipercaya mengerjakan salah satu koleksi motor Gibran Rakabuming putra Presiden Joko Widodo.

Bengkel Harley di Semarang Ini Pernah Servis Motor GibranFoto: Aji Kusuma


"Motor Royal Enfield Classic 500 Mas Gibran, ahad kemudian gres selesai kami tangani. Awalnya nggak tahu kalau Mas Gibran, ketika saya tanya nama, ia cuma nyebut sanggup rekomendasi dari teman saya, nah sesudah saya konfirmasi ke teman saya, gres diberi tahu kalau itu pesan dari Mas Gibran," ungkap Dondi.

Dalam menangani moge, Dondi tak mau sembarangan. Baginya segala hal teknis itu sudah mempunyai hukum paten. Sehingga ia selalu merujuk pada hukum Harley Davidson USA tiap kali hendak bekerja.

"Saya membeli buku dan update ilmu juga via web HD (Harley-Davidson) USA. Ya pada dasarnya jangan hingga ketinggalan dan nggak asal main ngakalin aja, malah saya nggak mau ngakalin, lantaran ini sudah diatur, dan itu ada perhitungannya makanya saya juga selalu memberi tahu pelanggan perihal hal ini, hitung-hitung nambah pengetahuan juga bagi para pengendara Harley," ungkap Dondi.



Lama pengerjaan Harley di bengkel Dondi membutuhkan waktu minimal satu hari hingga kadang berbulan-bulan. Hal ini bergantung tingkat kesulitan perbaikan masing-masing unit.

"Kalau yang fast moving ibarat ganti ban, ganti kampas atau kerusakan ringan ya paling 1-2 hari. Namun kalau rebuild atau mengembalikan Harley ke performa original bisa berbulan-bulan, lantaran harus teliti dan menyusun kembali part sesuai settingan terbaiknya," terang Dondi.

Meski bengkel Dondi berada di rumah, alat yang ia gunakan sudah sesuai standard. Bahkan dua tahun lalu, Dondi membeli software scanning yang pribadi diimpor dari Harley-Davidson USA.

"Scannning itu dulu beli Rp 35 juta, kalau update setiap ada produk gres itu sekitar Rp 3 jutaan. Nah kadang itu yang menciptakan tarif servis agak mahal, tetapi semahalnya tarif di sini hitunganya masih murah kok, lantaran bagi saya setiap pengendara Harley itu saudara. Okelah saya cari nafkah di sini, tetapi mengendarai dan berkomunitas dengan sesama pemilik Harley itu juga passion saya," tandas Dondi.
Tag : Motor
0 Komentar untuk "Bengkel Harley Di Semarang Ini Pernah Tangani Motor Gibran"

Back To Top